Menghindari kesalahan dalam pemicu dengan berhasil

Semua video tutorial

Kesalahan adalah bagian dari proses belajar, terutama dalam bidang Rekayasa Prompt. Jika kamu memahami mengapa suatu Prompt tidak berfungsi, kamu bisa menghindari kesalahan serupa di masa depan dan mengoptimalkan interaksimu dengan sistem AI. Dalam panduan ini, kamu akan belajar mengenai kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi saat membuat Prompts dan bagaimana kamu bisa mengatasinya dengan lebih elegan.

Yang paling penting adalah untuk merumuskan dengan jelas, konsisten, dan kontekstual. Pada akhirnya, kamu akan mampu mengatur Prompts-mu sedemikian rupa sehingga menghasilkan hasil yang diinginkan.

Poin-poin utama

  • Panduan yang jelas meningkatkan kualitas hasil.
  • Hindari instruksi yang bertentangan.
  • Konteks adalah hal yang sangat penting untuk jawaban yang akurat.
  • Format dan gaya sangat menentukan kemudahan pemahaman.
  • Uji interaktif mendorong penyempurnaan Prompts-mu.

Panduan Langkah-demi-Langkah

1. Kesalahan: Prompt yang terlalu samar

Salah satu kesalahan yang umum adalah menggunakan Prompt yang terlalu samar. Artinya, kamu memberikan Prompt seperti "Tulis artikel blog tentang pemasaran". Masalahnya adalah AI tidak tahu untuk siapa artikel itu ditujukan atau dalam gaya apa harus ditulis. Untuk menghindari itu, jadilah spesifik. Definisikan audiensmu, gaya, dan panjang teksnya.

Menghindari kesalahan dalam prompting dengan sukses

Salah satu contoh Prompt yang lebih konkret bisa berupa: "Tulis artikel blog tentang pemasaran untuk pemula dengan 800 hingga 1000 kata dan gunakan judul serta subjudul." Semakin banyak informasi yang kamu berikan, semakin tepat hasilnya.

2. Kesalahan: Instruksi yang bertentangan

Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah memberikan instruksi yang bertentangan. Misalnya, jika kamu meminta: "Buat laporan singkat, tetapi lengkap", ada pertentangan di sini. Kejelasan adalah kuncinya. Pertimbangkan dengan seksama apa yang kamu inginkan dan pisahkan instruksi tersebut dengan jelas.

Sebagai gantinya, katakan misalnya: "Buat postingan media sosial singkat dengan maksimal 50 kata." atau "Buat laporan lengkap dengan 500 hingga 700 kata." Konsistensi dalam instruksimu sangat penting.

3. Kesalahan: Kekurangan konteks

Kekurangan konteks dapat menyebabkan AI tidak memberikan informasi yang diinginkan. Ketika kamu berkata: "Jelaskan agile", kamu belum memberikan kerangka yang jelas. Kamu perlu menyebutkan untuk siapa penjelasan itu ditujukan (pemula, menengah, profesional) dan dalam konteks apa topik tersebut akan dibahas.

Perumusan yang lebih baik bisa berbunyi: "Jelaskan metode agile untuk pemula dalam 5 menit sebagai ringkasan singkat." Konteks adalah segalanya untuk mendapatkan jawaban yang akurat.

4. Kesalahan: Tidak ada format atau gaya yang ditentukan

Jika kamu tidak memberikan pedoman tentang format atau gaya, AI dapat menghasilkan teks yang tidak spesifik. "Berikan saya tips untuk produktivitas" memberikan terlalu banyak ruang gerak. Kamu harus menyebutkan dalam format dan gaya apa tips tersebut harus diberikan.

Menghindari kesalahan dalam memberikan perintah dengan sukses

Prompt yang lebih terarah bisa berbunyi: "Berikan saya lima poin untuk produktivitas di rumah." atau "Tulis teks yang mengalir dalam bahasa santai tentang produktivitas." Beritahu AI bagaimana seharusnya menjawab untuk meningkatkan kejelasan.

5. Kesalahan: Mengabaikan instruksi negatif

Perumusan negatif sering kali tidak cukup jelas. Salah satu contohnya adalah: "Tulis newsletter tentang AI tanpa istilah teknis." Meskipun demikian, istilah teknis mungkin tetap muncul. Sangat penting untuk memberikan instruksi negatif yang jelas.

Sebagai gantinya, rumuskan: "Hindari istilah teknis dan jelaskan semua istilah dalam bahasa yang sederhana." Dengan cara ini, kamu memberi tahu AI secara eksplisit apa yang harus dihindari.

6. Kesalahan: Tidak menguji secara interaktif

Sering kali, suatu Prompt hanya dikirim sekali dan tidak diperiksa lagi apakah hasilnya memuaskan. Ini menyebabkan ketidakjelasan yang mungkin tidak terdeteksi.

Sebaiknya, lakukan dalam beberapa langkah: Kirim Prompt, periksa jawabannya, dan sesuaikan Prompt berdasarkan hasilnya. Ini akan menghasilkan proses perbaikan yang berkelanjutan. Kalimat yang perlu diingat adalah: “Perbaiki secara bertahap dan teruslah menyempurnakannya.”

Ringkasan – Kesalahan Umum dalam Prompting dan Cara Menghindarinya

Kami telah mengulas kesalahan-kesalahan paling umum dalam membuat Prompts:

  • Prompt yang terlalu samar
  • Instruksi yang bertentangan
  • Kekurangan konteks
  • Format atau gaya yang tidak muncul
  • Instruksi negatif diabaikan
  • Tidak menguji secara interaktif

Dengan menerapkan strategi untuk menghindari kesalahan-kesalahan ini, kamu dapat meningkatkan kualitas Prompts-mu secara signifikan dan dengan demikian meningkatkan respon dari AI.

FAQ

Bagaimana cara menghindari Prompt yang terlalu samar?Jadilah spesifik dalam pedomanmu, definisikan audiens, gaya, dan panjang.

Apa itu instruksi yang bertentangan?Instruksi yang saling bertentangan, seperti "singkat dan lengkap".

Mengapa konteks penting?Tanpa konteks, AI tidak tahu untuk siapa atau dalam kerangka apa ia harus menjawab.

Bagaimana cara mendefinisikan format dan gaya?Berikan pedoman yang jelas, misalnya "Poin-poin" atau "teks yang mengalir".

Bagaimana cara menguji Prompts saya?Kirim Prompt, periksa jawabannya, dan sesuaikan jika perlu.