tantangan dalam menyusun tesis dapat menjadi luar biasa, terutama setelah kamu menghabiskan banyak waktu untuk penelitian. Di sini, kamu akan belajar bagaimana menggunakan alat AI, terutama melalui “Chain of Thought”-Prompting, untuk secara efisien membuat struktur yang jelas dan logis. Penggunaan teknik-teknik semacam itu tidak hanya dapat menyederhanakan proses penyusunan, tetapi juga membantumu untuk mengatur pikiran dengan jelas dan menyelami topikmu secara mendalam.
Hasil Utama
- “Chain of Thought”-Prompting memungkinkan hasil yang lebih rinci dan spesifik dalam pembuatan struktur.
- Penggunaan AI membantu menjaga fleksibilitas struktur selama proses penulisan.
- Dokumentasi yang jelas mengenai prom yang digunakan dapat diperlukan dalam beberapa regulasi ujian.
Panduan Langkah demi Langkah untuk Membuat Struktur dengan AI
Syarat untuk menggunakan teknik ini adalah akses ke alat AI, seperti ChatGPT. Mulailah dengan pemahaman dasar mengenai topik dan subtopik yang ingin kamu bahas.
Langkah 1: Buat Struktur Dasar
Mulailah dengan prompt sederhana untuk menghasilkan struktur kasar pertama untuk tesis kamu. Rumuskan perintah yang jelas, misalnya: “Buatlah struktur untuk tesis saya tentang [topikmu] dengan mempertimbangkan poin-poin berikut: [poin-poin].” Pastikan untuk memasukkan poin-poin relevan dari catatanmu.

Langkah 2: Rencanakan Fleksibilitas
Selama proses penulisan, bisa saja beberapa topik memerlukan perhatian lebih daripada yang lain. Penting untuk dapat menyesuaikan struktur. Kamu dapat memberikan instruksi kepada AI seperti: “Saya telah melakukan beberapa perubahan pada topik saya, silakan sesuaikan struktur agar tetap logis dan masuk akal.”
Langkah 3: Minta Struktur yang Lebih Rinci
Manfaatkan teknik “Chain of Thought” untuk membuat subbab dan subjudul yang lebih rinci untuk bab utama karya kamu. Berikan instruksi spesifik kepada AI, misalnya dengan mengatakan: “Buatlah struktur rinci untuk bab teori dasar, metodologi, dan hasil penelitian saya.”

Langkah 4: Minta Penyesuaian Tambahan
Jika kamu memerlukan detail tambahan, manfaatkan kesempatan untuk mengembangkan bab tertentu lebih lanjut. Tanyakan misalnya: “Bisakah kamu menjelaskan bab 1.4 lebih lanjut?” Dengan begitu, kamu akan mendapatkan informasi yang lebih tepat tentang bagian-bagian tertentu dari struktur kamu.

Langkah 5: Periksa Struktur
Setelah AI menghasilkan struktur untukmu, periksalah dengan teliti. Pastikan bahwa strukturnya logis dan saling berhubungan. Jika kamu merasa ada yang kurang atau memerlukan detail lebih lanjut, jangan ragu untuk meminta AI memberikan informasi atau penyesuaian tambahan.

Langkah 6: Dokumentasi Prom yang Digunakan
Untuk menjaga gambaran tentang prom yang digunakan, buatlah koleksi prom. Koleksi ini dapat sangat berguna, terutama jika kamu perlu membuktikan pendekatan dan teknik yang telah kamu gunakan dalam karya kamu. Sangat disarankan untuk mendokumentasikan formulasi yang tepat dalam karya tersebut, karena beberapa regulasi ujian mengharuskannya.
Ringkasan – Pembuatan Struktur yang Didukung AI untuk Tesis
Dengan menggunakan AI dan teknik “Chain of Thought”, kamu dapat mengembangkan struktur yang jelas dan teratur untuk tesis kamu. Fleksibilitas yang ditawarkan AI dalam menyesuaikan struktur ini adalah keuntungan besar. Jangan lupa untuk mendokumentasikan prom yang kamu gunakan dengan hati-hati.
FAQ
Bagaimana cara menggunakan teknik Chain of Thought secara efektif?Mulailah dengan pertanyaan sederhana dan secara bertahap perbaiki untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci.
Apa yang harus saya lakukan jika konten saya tidak cocok dengan struktur yang ada?Mintalah AI untuk menyesuaikan struktur dengan menjelaskan perubahan yang telah kamu lakukan.
Bagaimana saya mendokumentasikan prom yang saya gunakan?Buata koleksi prom dengan rincian tepat mengenai penggunaannya dan hasil yang dihasilkannya.
Apakah saya harus menyerahkan prom saya dalam tesis saya?Dalam beberapa regulasi ujian, ini diwajibkan; periksa persyaratan spesifik dari universitasmu.