Anda sedang dalam jalur terbaik untuk menerapkan ide-ide musik Anda secara digital. Pada bagian ini dari tutorial, Anda akan belajar langkah demi langkah bagaimana cara memuat instrumen ke dalam Step Sequencer di FL Studio dan menerapkan prinsip pola secara efektif. Baik Anda seorang produser berpengalaman atau pemula, memahami konsep-konsep ini akan sangat meningkatkan produksi musik Anda.
Pengetahuan Penting
Memuat Instrumen dan bekerja dengan Pola adalah kemampuan dasar dalam produksi musik. Anda akan belajar bagaimana menambahkan instrumen dengan mudah, mengorganisirnya dalam grup, dan bekerja dengan pola untuk membuat beat kreatif.
Panduan Langkah-demi-Langkah
Untuk menambahkan instrumen ke dalam Step Sequencer di FL Studio, Anda memiliki beberapa pilihan. Anda dapat mengklik simbol plus di bagian bawah jendela atau menggunakan menu di atas. Klik "Add" dan pilih dari daftar instrumen yang tersedia di bawah "Channels". Pada saya hanya ada sedikit instrumen yang terlihat karena saya menyembunyikan opsi yang tidak saya perlukan. Ini menjaga ruang kerja saya agar tetap rapi.

Saya sekarang memilih Sample Player Nexus. Setelah memuatnya, ia muncul di Step Sequencer. Untuk menetapkan Sample Player Nexus ke saluran mixer, saya beralih ke mixer dan memilih saluran yang diinginkan. Saya mengklik kanan dan memilih opsi "Route Selected Channel to this track". Sekarang Sample Player ditampilkan di mixer.

Untuk menjaga kejelasan di Step Sequencer, adalah bijaksana untuk mengorganisir elemen-elemen masing-masing dalam grup. Karena saya sudah memiliki elemen drum dan sekarang memiliki synthesizer atau sample player, saya akan memindahkannya ke grup terpisah. Saya menekan tombol Alt dan G dan memberi nama "Synth".

Jika saya ingin melihat elemen-elemen lain, saya mengklik "All" untuk menampilkan semua sampel drum. Saat ini, mereka belum ditentukan dalam grup, jadi saya menemukannya di bawah "Unsorted". Untuk mengemasnya ke dalam grup juga, saya menandai semua elemen drum, menekan Alt dan G sekali lagi, dan memberi nama grup "Drums".
Sekarang saya bisa dengan nyaman beralih antar grup dan tetap mengawasi. Sekarang mari kita lihat prinsip pola lebih dekat. Setelah saya memuat instrumen di Step Sequencer, saya ingin mulai membuat drumbeat. Saya memilih elemen drum saya dan mulai memprogram beat sederhana.
Saya menambahkan kick note ke setiap ketukan pertama dalam satu takaran. Jika saya memutar semuanya, rasanya sudah bagus. Sekarang saya memiliki kick di pola 1. Pola ini bisa saya letakkan langsung di playlist. Saya menyeretnya ke playlist, di mana hanya kick yang terdengar.

Jika saya ingin menggunakan pola yang berbeda untuk setiap elemen drum, saya mengklik simbol plus kecil untuk membuat pola baru. Saya menamainya misalnya "Claps". Karena di pola 2 tidak ada kick yang ditampilkan lagi, sekarang kosong.

Sekarang saya menempatkan claps pada ketukan kedua dan keempat. Ketika saya menyeret pola ke playlist, drumbeat kecil pertama saya sudah dibuat. Karena sekarang saya dalam mode lagu, saya memutar playlist untuk mendengar keseluruhan struktur.
Saya melanjutkan dan membuat pola ketiga yang disebut "Highhat". Saya menambahkan beberapa elemen hi-hat yang saya tempatkan pada setiap not ketiga dan juga menarik pola ini ke playlist.
Praktis menunjukkan: Jika saya mengubah sesuatu dalam sebuah pola, pembaruan ini akan diterapkan pada semua pola yang digunakan. Jadi, saya bisa menambahkan atau menghapus elemen dengan mudah. Ini membuat pembangunan lagu jauh lebih fleksibel.
Ini adalah ide dasar di balik penggunaan pola: Saya bisa menggunakannya berulang kali untuk menyusun lagu-lagu saya. Anda bisa misalnya membuat bagian dimana hanya kick yang dimainkan, diikuti dengan claps dan hi-hats.
Jika saya ingin mengemas semua elemen drum dalam satu pola, saya membuat pola baru dengan nama "Drumbeat" dan menambahkan semua sampel yang diinginkan.
Sekarang saya memiliki beat lengkap yang bisa saya seret ke playlist untuk membuat bagian lain dari lagu saya.
Saat menerapkan pola, Anda bisa cepat menguji varian mana yang lebih cocok untuk musik Anda. Ini mempengaruhi berapa banyak trek yang ingin Anda miliki di playlist Anda. Semakin banyak yang Anda kemas dalam sebuah pola, semakin banyak ruang yang Anda hemat, tetapi fleksibilitas bisa berkurang.

Jika saya ingin mengubah sesuatu pada lagu di kemudian hari, ada juga kemungkinan untuk mengubah pola yang ada menjadi pola yang unik. Klik di sudut kiri atas pola yang digunakan dan pilih "Make Unique". Ini membuat pola yang terkunci menjadi yang mandiri.

Sekarang pola baru Anda memiliki tempat sendiri di daftar, yang berarti bahwa perubahan pada pola baru ini tidak akan mempengaruhi yang asli. Ini sangat berguna jika Anda hanya ingin mengubah sesuatu di satu tempat.
Dengan cara ini, pola membantu Anda mengendalikan dan mengoptimalkan proses kreatif Anda saat Anda bekerja pada trek Anda.
Ringkasan - Step Sequencer dan Prinsip Pola di FL Studio
Dalam bab ketiga, Anda telah belajar bagaimana memuat instrumen ke dalam Step Sequencer, mengorganisirnya, dan menerapkan prinsip pola secara efektif di FL Studio. Dengan teknik-teknik ini, Anda membangun ide-ide musik Anda dengan terarah dan menjaga kontrol atas alur kerja Anda.
FAQ
Bagaimana saya menambahkan instrumen ke dalam Step Sequencer?Anda dapat mengklik simbol plus di Step Sequencer atau menggunakan menu "Add" untuk memilih instrumen.
Bagaimana saya mengorganisir instrumen saya ke dalam grup?Gunakan kombinasi tombol Alt + G untuk membuat grup dan pilih nama untuknya.
Apa yang terjadi jika saya mengubah elemen dalam sebuah pola?Perubahan dalam sebuah pola akan mempengaruhi semua instance dari pola tersebut, kecuali jika sebelumnya telah dibuat unik.
Bagaimana saya dapat membuat pola saya sendiri?Klik pada simbol plus untuk membuat pola baru, dan beri nama sesuai kebutuhan.
Bagaimana saya dapat membuat pola yang sudah ada menjadi unik?Klik di sudut kiri atas pola dan pilih "Make Unique" untuk membuat salinan pola itu yang dapat diedit secara mandiri.